Langsung ke konten utama

Phil Collin part II Solo Karir

Solo Karir
Phill Colin menulis beberapa lagu pada dua album Genesis berikutnya di tahun 1976, "A Trick of the Tail" dan "Wind & Wuthering" yang diterima baik di pasaran. Setelah dua album ini, Phill Colin mulai merangkai solo karir namun ia tetap bersama Genesis.

Tahun 1981, disaat Genesis merilis album "Abacab", Phil Collins merilis debut album solo karirnya bertajuk "Face Value" yang berhasil meraih gold dalam waktu hanya empat bulan setelah di rilis. Singgelnya "I Miss Again", "If Leaving Me is Easy" dan "In the Air Tonight", masuk dalam tangga lagu UK Top 20.

Tahun 1984, Phill menikah untuk kedua kalinya dengan Jill Tavelman. Dari istri keduanya ini, Phill Colins mendapat seorang anak perempuan yang diberinama Lily yang lahir tahun 1989. Tahun 1996, Phill Collin kembali bercerai.
Phil Collins dikenal sebagai maestro soundtrack film. Pertama kali ia menulis thema lagu untuk film adalah pada film berjudul "Against All Odds" ditahun 1984. Film ini masuk nominasi Golden Globe dan Academy Award nominations untuk kategori Best Original Song. Lagu ini juga meraih posisi pertama di tangga lagu pop.

Album solo ketiga Phill Colins bertajuk "No Jacket Required" ditahun 1985 kembali menghasilkan beberapa hits baik di tangga lagu AS maupun Inggris. Diantaranya, "One More Night" and "Sussudio", Album ini kemudian meraih multi-platinum album.

Phill Collins adalah artis yang selalu "wellcome" untuk berkolaborasi atau berduet dengan para artis lainnya. Ia berduet dengan Marilyn Martin berjudul "Separate Lives" yang merupakan soundtrack film "White Night" ditahun 1985 meraih peringkat 2 ditangga lagu AS. Phil Collins juga berpartisipasi dalam konser amal para artis untuk Afrika bertajuk "Live Aid" ditahun 1985.

Ditahun 1984, Phill Collin merilis singgel "Easy Lover" yang merupakan duetnya dengan personel "Eart Win And Fire", Phill Bailey. Lagu ini terdapat dalam album "Chinese Wall". Singgel "Easy Lover" mencapai peringkat satu di tangga lagu AS dan Inggris..

Meski sukses bersolo karir, kebersamaan Phill Collins dengan Genesis tetap terjaga. Ditahun 1986, singgel Genesis "Invisible Touch" meraih posisi satu di AS, dan di tahun yang sama, Genesis menggelar tour keliling dunia. Tahun itu juga Phill Collins meraih penghargaan British Phonographic Industry award untuk kategori artis solo.

Selain terkenal sebagai maestro soundtrack film, bakat aktingnya yang memang diasah sejak kecil juga membuahkan penghargaan. Tahun 1988 Nama Phill Collins masuk dalam nominasi Academy Award dan memenangkan penghargaan Golden Globe untuk kategori Best Original Song "Two Hearts" yang ia tulis untuk film itu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kool & The Gang

Band Yang Eksis di Banyak Genre Musik Band yang satu ini bermain di banyak jalur musik, Kool & the Gang dikenal sebagai band yang eksis di jalur musik jazz, R&B, soul, funk, dan disco. Kool & The Gang pada masa awalnya bermaterikan sembilan personel, namun sepanjang karir mereka terdapat tujuh personel inti yaitu; basis, Robert “Kool” Bell, drummer George Brown; trumpet Robert Mickens, Ronald Bell dan Dennis Thomas saxophone, gitaris, Claydes Charles Smith, serta keyborist, Rick Westfield. Kool & The Gang dibentuk oleh Robert Bell yang juga dikenal dengan julukan "Kool". Awalnya Robert bersama 4 teman SMA-nya membentuk instrumental band bernama Jazziacs ditahun 1964. Jazziacs kemudian berganti nama menjadi Kool & The Gang setelah mengikat kontrak dengan De-Lite Records ditahun 1969. Dibawah De Lite records ini Kool & The Gang merilis single perdana mereka “Kool & The Gang”, disusul album perdana ditahun 1970 dengan judul yang sama dan dilanjutkan ...

Fariz RM

Musisi Jenius Indonesia Penyanyi yang satu ini takterbantahkan lagi adalah legenda hidup musik Indonesia. Di era-nya, ia adalah idola kaum muda. Musisi jenius kelahiran Jakarta 5 Januari 1959 ini juga dikenal sebagai pemusik dengan trobosan-trobosan baru. Sebelum merilis album solonya, bersama grup band "Badai" ia telah mencetak hits dengan lagu "Badai Pasti Berlalu". Barulah ditahun 1979 ia merilis Album perdananya "Selangkah Keseberang". Dekade 80-an adalah era keemasan putra pasangan Rustam Munaf dan Ana Rijnenberg ini. Album keduanya "Sakura" yang dirilis tahun 1980 menggebrak dunia musik Indonesia. Setelah itu berturut turut album-albumnya mencetak hits antara lain; "Panggung Perak", "Diantara Kata", dan "Sandra Ameido". Penyanyi yang telah dikaruniai dua orang putri dan satu orang putra dari perkawinannya dengan Oneng Diana Riyadini ini juga suka berkolaborasi. Tercatat hingga kini ia telah merilis 19 album ko...

Guru Paud Tak Terima Insentif

Dari APBD 2009 Tulungagung Dimuat di Radar TUlungagung dot co id: Tuesday, 05 May 2009 10:52 TULUNGAGUNG - Tahun ini, para guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) kemungkinan be­sar tidak menerima insentif da­ri Pem­kab Tulungagung. Pa­sal­nya, di da­lam APBD 2009 Bu­pa­ti Heru Tjah­jono tidak meng­ang­garkan insentif. Hal itu ber­be­da dengan tahun se­be­lumnya. Ta­hun lalu, Bupati Heru Tjah­jo­no meng­ang­gar­kan sebesar Rp 18 ribu per guru un­tuk 360 guru PAUD. “Tidak ta­hu alasan me­nga­pa Pemkab Tu­lung­agung ta­hun ini tidak mem­be­ri­kan in­sen­tif kepada guru PAUD, padahal me­reka sangat mem­butuhkan itu,” ungkap Ha­ri­yan­to staf ahli bi­dang PAUD Dik­nas Tu­lung­agung. Dengan tidak mendapatkan in­sen­tif dari Pemkab Tulungagung, ma­ka tahun ini mereka hanya men­dapatkan insentif dari APBN. Tapi itu pun jumlah tidak 360 guru, melainkan hanya 220 gu­ru yang berhak mendapat in­sen­tif tersebut. Menurut Hariyanto, seharusnya Pem­kab Tulungagung tetap mem­be­rikan insentif terseb...