Langsung ke konten utama

MARIAH CAREY

Cinderella di Dunia Musik
Mariah Carey tercatat sebagai penyanyi wanita best selling di era 90-an. Album perdananya berjudul "Mariah Carey" yang dirilis tahun 1990 langsung melahirkan empat number one hits al; "Vision of Love," "Love Takes Time," "Someday" and "I Don't Wanna Cry,". Album ini juga membuahkan penghargaan grammy award.

Mariah Carey lahir di Long Island, New York, 27 Maret 1970, Ia anak ketiga dari pasangan Patricia dan Alfred Roy Carey. Ibunya, Patricia adalah penyanyi opera keturunan Irlandia, sementara sang ayah Alfred, adalah keturunan Afro Venezuela yang bekerja sebagai insiyur aeronatika.

Kedua orang tuanya bercerai saat Carey masih berusia 3 tahun, dan diusia itu pulalah Carey mulai dilatih bernyanyi oleh ibunya. Sebelumnya sang ibu melihat bakat Carey kecil saat ia mendengar Carey menirukan suaranya saat berlatih opera Verdi' Rigoletto.
Perjalanan karir Artis yang juga dikenal dengan kekuatan suaranya yang mencapai 5 oktav ini bak cerita Cinderella. Saat masih menjadi backup singer penyanyi Brenda K Star, Carey bertemu dengan bos Colombia Record Tommy Mottola disebuah pesta di tahun 1988. Saat itu Brenda Star menyelipkan rekaman suara Carey kepada Tony yang kemudian ia dengar dalam perjalan pulang.

Tony tepana dengan suara emas Carrey dan banting stir kembali ketempat pesta, hanya saja Mariah Carey sudah tidak ada ditempat. Namun Tonny Mottola tidak menyerah, ia melacak keberadaan Carey dan memintanya menandatangani kontrak rekaman hingga dirilisnya album pertama Carey, "Mariah Carey" tahun 1990.

Album kedua Carry ditahun 1992, "Emotions", juga sukses besar. Lagu "Emotions" sendiri juga menjadi lagu number one hits kelimanya. Dua lagu lainnya "Can't Let Go" dan "Make It Happen" juga mencapai Top Five tangga lagu AS. Ditahun yang sama, penampilannya di MTV Unplugged dirilis dalam MTV Unplugged EP yang didalamnya terdapat number one hits "I'll Be There.".

Tahun 1993, hubungan pribadi antara Carey dan Tommy Mottola akhirnya berujung pada pernikahan keduanya. Ditahun yang sama Carey merilis album ketiganya "Music Box" yang memberinya popularitas internasional. Music Box membuahkan hits al; "Without You", "Dreamlover" and "Hero" sekaligus menghasilkan UK no 1 singel pertama bagi Carey.

Bintang Carey terus bersinar. Tahun 1995, Ia merilis album kelimanya "Daydream" yang membuahkan hits al, "fantasy", "One Sweet Day", dan "Always Be My Baby".

Seperti banyak artis top lainnya, rumah tangga Carey tidak semulus karirnya. Ditahun 1997 Carey dan Mottola resmi bercerai. Namun dibalik perceraian itu, ada berkah tersendiri bagi Carey. Ia menjadi lebih mandiri sekaligus tampil dengan image baru di mata penggemarnya.

Ditahun yang sama Carey merilis album "Butterfly" dengan no 1 hits "Honey" serta "My All" yang menjadi lagu ke 13 nya yang menjadi no 1 hits. Dalam video klip lagu ini, Carey menunjukan "kebebasannya" dengan tampil lebih seksi.

Tahun 1999 album Carey cenderung lebih R & B, Hip Hop, ditahun itu ia merilis album ketujuhnya "Raibow". Dua lagu dalam album ini "Heartbreaker" dan "Thank God I Found You" menjadi no 1 hits di AS. Hingga album ke 7-nya, kesuksesan Carey sekaligus menjadikannya penyanyi wanita yang memiliki no 1 hits singgel di AS setiap tahunnya di tahun 90-an.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kool & The Gang

Band Yang Eksis di Banyak Genre Musik Band yang satu ini bermain di banyak jalur musik, Kool & the Gang dikenal sebagai band yang eksis di jalur musik jazz, R&B, soul, funk, dan disco. Kool & The Gang pada masa awalnya bermaterikan sembilan personel, namun sepanjang karir mereka terdapat tujuh personel inti yaitu; basis, Robert “Kool” Bell, drummer George Brown; trumpet Robert Mickens, Ronald Bell dan Dennis Thomas saxophone, gitaris, Claydes Charles Smith, serta keyborist, Rick Westfield. Kool & The Gang dibentuk oleh Robert Bell yang juga dikenal dengan julukan "Kool". Awalnya Robert bersama 4 teman SMA-nya membentuk instrumental band bernama Jazziacs ditahun 1964. Jazziacs kemudian berganti nama menjadi Kool & The Gang setelah mengikat kontrak dengan De-Lite Records ditahun 1969. Dibawah De Lite records ini Kool & The Gang merilis single perdana mereka “Kool & The Gang”, disusul album perdana ditahun 1970 dengan judul yang sama dan dilanjutkan ...

Dione Warwick

Artis Aktivis Dunia Arits kelahiran East Orange,New Jersey, 12 December 1941 ini bukan begitu saja meraih kesuksesannya di dunia tarik suara. Karir menyanyi Dione Warwick dimulai dari lagu-lagu Gospel, ini lantaran ayahnya Mancel Warwick yang bekerja sebagai promotor lagu-lagu gospel di Chess Record. Dione Warwick mulai dikenal publik AS sejak grup The Gospelaires yang ia bentuk bersama Myrna Utley, Carol Slade, dan Delia (Dee Dee) Warwick memenangkan kontes amatir di Apolo Theater tahun 1958. Setelah suara emasnya menarik perhatian komposer Burt Bacharach tahun 1962, Dione Warwick mengikat kontrak dengan Scepter Records. Disinilah ia mulai dikenal sebagai penyanyi yang menyanyikan lagu-lagu hits dari duo komposer dan penulis lagu Burt Bacharach dan Hal David. Tahun 1962 Dione merilis singgelnya Don't Make Me Over dengan debut albumnya di tahun 1963 bertajuk Presenting Dionne Warwick, namun baru pada album keduanya "Anyone Who Had a Heart" Dione mencetak Hits pertamanya....

Puluhan PAUD Terima Block Grand

Dimuat Radar TUlungagung dot co id: Tuesday, 26 May 2009 09:35 TULUNGAGUNG - Upaya Di­nas Pendidikan (Dindik) Tu­lung­agung melobi pemerintah pu­sat terkait dana block grand PAUD membuahkan hasil. In­di­ka­si­nya, kemarin tim monitoring da­na block grand dari provinsi ke be­be­rapa lembaga PAUD yang ba­kal menerima dana tersebut. Tim yang terdiri dua pegawai da­ri Diknas Provinsi Jatim itu men­da­ta­ngi tiga lembaga PAUD di Tu­lungagung. Ketiga lembaga yang di­kun­jungi adalah Cardova, Jepun, Arum Dalu, Plandaan, dan Bin­tang Ananda, Botoran. “Adanya tim monitoring block grand ke PAUD Tulungagung ini me­ru­pa­kan sinyal positif akan cairnya da­na block grand,” ungkap Kasi PAUD Bidang PNFI Dindik Tu­lung­agung, Puji Hartatik saat di­te­mui kemarin. Sep­erti diberitakan, Dinas Pen­di­di­kan (Diknas) Tulungagung ti­dak ingin meningkatkan kua­li­tas pelajar dimulai pada tingkat SMP. Tapi, Diknas yang di­ke­pa­lai ­Winarto tersebut berupaya pe­ning­katan kualitas pelajar harus di­mu­lai ...