Langsung ke konten utama

Air Supply (part I)

Harmoni Duo Yang Taklukan Dunia
Air Suplly, grup legendaris asal australia ini yang dikenal dengan lagu-lagu bertemakan cinta yang begitu akrab ditelingan pecinta musik tanah air.

Air Supply yang diawaki oleh Graham Russell dan Russell Hitchcock terbentuk saat keduanya bertemu ketika sama-sama berperan dalam drama theater "Jesus Christ Superstar" di Melbourne tahun 1975.

Keduanya tidak menyangka jika persahabatan mereka yang didasari oleh kesamaan pandangan akan musik itu membawa mereka pada kesuksesan seperti sekarang ini.

Air Supply terdiri dari lima personel, hanya saja dou Graham Russel yang yang kelahiran Nottingham, Inggris 11 June 1950, dan Rusell Hitchcook yang lahir Melbourne, Australia 15 June 1949 inilah yang paling menonjol.
Segera setelah keduanya bertemu di Melbourne, kedua remaja yang sama-sama fans the Beatles dan suka bernyanyi ini mulai menapak kerasnya perjalanan di dunia musik. Awalnya mereka bermain tanpa bayaran di pub-pub lokal di Melbourne.

Penampilan keduanya yang apik membuat mereka cepat dikenal publik Melboure, dan taklama setelah itu mereka membuat CD demo berisikan dua lagu "Love and Other Bruises" dan "If You Knew Me".

Keduanya hampir putus asa ketika hampir semua label di Sidney yang mereka datangi menolak karya mereka. Namun akhirnya CBS Records menerima mereka sekaligus merekam singgle mereka "Love And Other Bruises" yang setelah dirilis berhasil menjadi nomor 1 di tangga lagu Australia.

Setelah itu, bersama tiga personel lainnya, duo ini sepakat membentuk band yang diberinama Air Supply dan merilis debut album mereka "Air Supply" yang berisikan lagu hits "Love And Other Bruises" dan Empty Pages. Kesuksesan di dalam negeri itu membawa Air Supply menjadi band pembuka konser Rood Steward di Australia, kemudian di Amerika Utara dan Kanada. Hanya saja, meski Air Supply mendapat fans baru, mereka belum bisa merebut pasar Amerika Serikat.

Sekembalinya ke Australia ditahun 1977 mereka merekaman ulang lagu Love and Other Bruises sekaligus menjadikan nama Album baru mereka. Ditahun yang sama Air Supply merilis album ketiga mereka "The Whole Things Started" yang berisikan hits antara "Do what You Do".

Tahun 1979 Air Suplly merilis album "Life Support" yang direkam di sebuah studio kecil di Sydney Australia. Dalam album ini terdapat versi asli lagu "Lost in Love" yang ditulis Graham Russel dalam waktu 15 menit saja. lagu "Lost In Love" ternyata menarik perhatian pemilik Arista Record, Cliye Davis di New York yang lantas merekam ulang album itu di AS dan dirilis dengan judul album "Lost In Love".

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kool & The Gang

Band Yang Eksis di Banyak Genre Musik Band yang satu ini bermain di banyak jalur musik, Kool & the Gang dikenal sebagai band yang eksis di jalur musik jazz, R&B, soul, funk, dan disco. Kool & The Gang pada masa awalnya bermaterikan sembilan personel, namun sepanjang karir mereka terdapat tujuh personel inti yaitu; basis, Robert “Kool” Bell, drummer George Brown; trumpet Robert Mickens, Ronald Bell dan Dennis Thomas saxophone, gitaris, Claydes Charles Smith, serta keyborist, Rick Westfield. Kool & The Gang dibentuk oleh Robert Bell yang juga dikenal dengan julukan "Kool". Awalnya Robert bersama 4 teman SMA-nya membentuk instrumental band bernama Jazziacs ditahun 1964. Jazziacs kemudian berganti nama menjadi Kool & The Gang setelah mengikat kontrak dengan De-Lite Records ditahun 1969. Dibawah De Lite records ini Kool & The Gang merilis single perdana mereka “Kool & The Gang”, disusul album perdana ditahun 1970 dengan judul yang sama dan dilanjutkan ...

Puluhan PAUD Terima Block Grand

Dimuat Radar TUlungagung dot co id: Tuesday, 26 May 2009 09:35 TULUNGAGUNG - Upaya Di­nas Pendidikan (Dindik) Tu­lung­agung melobi pemerintah pu­sat terkait dana block grand PAUD membuahkan hasil. In­di­ka­si­nya, kemarin tim monitoring da­na block grand dari provinsi ke be­be­rapa lembaga PAUD yang ba­kal menerima dana tersebut. Tim yang terdiri dua pegawai da­ri Diknas Provinsi Jatim itu men­da­ta­ngi tiga lembaga PAUD di Tu­lungagung. Ketiga lembaga yang di­kun­jungi adalah Cardova, Jepun, Arum Dalu, Plandaan, dan Bin­tang Ananda, Botoran. “Adanya tim monitoring block grand ke PAUD Tulungagung ini me­ru­pa­kan sinyal positif akan cairnya da­na block grand,” ungkap Kasi PAUD Bidang PNFI Dindik Tu­lung­agung, Puji Hartatik saat di­te­mui kemarin. Sep­erti diberitakan, Dinas Pen­di­di­kan (Diknas) Tulungagung ti­dak ingin meningkatkan kua­li­tas pelajar dimulai pada tingkat SMP. Tapi, Diknas yang di­ke­pa­lai ­Winarto tersebut berupaya pe­ning­katan kualitas pelajar harus di­mu­lai ...

Bryan Adams

Simple dan Sederhana Dengan perjalanan karirnya yang lebih dari 20 tahun di dunia musik, dan penjualan albumnya yang menjadi pesaing artis-artis besar lainnya, sikap dan kepribadian Brian Adams ternyata tetap tidak berubah, tetap simple sederhana. "Saya hanya seorang pemain bass di band ini," katanya dalam sebuah wawancara. Bryan adams adalah penyanyi yang dikenal dengan vokalnya yang berat, penampilannya yang sederhana dan live performence-nya yang memukau. Artis yang terlahir dengan nama Bryan Guy Adams di Kingston, Ontario, Kanada ini awalnya tidak begitu mengenal musik, lantaran orang tuanya yang bertugas sebagai diplomat sering berpindah-pindah tempat dari eropa hingga timur tengah. Adams yang lahir pada 5 November 1959 ini menghabiskan masa remajanya di kota Birre, Portugal, dan baru pada tahun 1973, keluarganya kembali ke Kanada dan tinggal di utara Vancouver. Kecintaanya akan musik berawal dari sebuah gitar yang baru ia miliki saat berusia 10 tahun. Sejak saat itu ia...