Langsung ke konten utama

Diana Ross

The True Diva
Terlahir dengan nama Diane Ernestine Earle Ross, Diana Ross yang lahir di Detroit, Michigan, AS pada tanggal 26 Maret 1944 merupakan artis yang terlahir dengan bakal alami sebagai entertainer.

Nama Diana Ross dikenal publik musik AS setelah ia bergabung dengan grup vokal wanita bernama "The Suprimes". Diana Ross adalah gadis terakhir yang bergabung dengan "The Suprimes" yang awalnya dibentuk untuk menyaingi grup vokal pria "The Primes". Saat itu Diana baru berusia 14 tahun.

Dibawah bimbingan pendiri Motown Record, Barry Gordy Jr, "The Suprimes" yang beranggotakan Diana Rosse, Mary Wilson, Betty McGlown Florence Ballard yang kemudian digantikan oleh Cindy Birdsong, berhasil mencetak 12 hits diantaranya, "Where Did Our Love Go", "Someday We" ll Be Togethe" dan "love Child".
Diana Ross mulai bersolo karir di tahun 1970, awalnya namnya masih berada dibawah bayang - bayang "the Suprimes", single-nya "Reach Out and Touch (Somebody's Hand)" hanya berhasil mencapai peringkat 20 pada Billboard Hot 100. Akhirnya, Diana Ross membuktikan dirinya dengan mencetak Hit's dengan lagunya, "Ain't No Mountain High Enough" yang menjadi nomor 1 di tangga lagu pop AS.

Tahun 1972 Ross mencoba dunia acting dan sukses, Ia meraih masuk nominasi artis terbaik pada ajang Academy Award di tahun 1972 lewat perannya sebagai Billie Holiday dalam film Lady Sing the Blues. Tahun 1973 ia kembali ke dunia rekaman dimana lagunya "Touch Me in the Morning" meraih sukses menempati peringkat 1.

Diana Ross kembali ke layar lebar di tahun 1975 dan bermain di film berjudul Mahogany. Sountrack film ini "Do you know where you're going to" meraih tempat teratas ditangga lagu pop AS ditahun 1976. Sukses singglenya ini membuat albumnya bertitel "Diana Ross" ditahun yang sama mesuk peringkat top ten.

Setahun kemudian, show tunggalnya di broadway membuatnya meraih penghargaan Tony Award. Show tunggalnya itu direkam stasiun tv NBC dan kemudian dirilis dengan judul acara "An Evening with Diana Ross".

Ditahun 70-an sampai 80-an Diana Ross adalah penyanyi wanita yang sukses di era-nya musik Rock. Ditahun 1980 inilah Diana merilis Album keduanya "Diana" yang mencetak platinum, yang didalamya terdapat singgle yang menjadi hit's "Upside Down" dan Top Ten Hit's, I'm Coming Out". Ditahun 1980 ini juga Ross mencetak Hit's penutupnya bersama Motown Record, "Edles Love".

Lagu "Endles Love" yang merupakan hasil kolaborasinya dengan mantan personel Comodors Lionel Richie, menjadi hit's number one record of the years ditahun itu.
The "Guinness Book Of World Records" mencatatkan nama Diana Ross sebagai penyayi wanita tersukses abad 20 dengan total 18 singgle nomor satu di AS, 12 hits sebagai lead singger pada grup The Supreme, dan 6 hits dalam ber solo karir. Diana Ross juga tercatat sebagai artis pertama yang mencatatkan 6 lagu yang menjadi nomor satu ditangga lagu AS.

Diana Ross adalah salah satu dari sedikit artis yang mempunyai dua bintang pada papan namanya yang terukir di "Hollywood Walk of Fame".

Pada Desember tahun 2007, Diana Ross menerima penghargaan dari John F. Kennedy Center. Sebanyak 100 juta copy dengan suara emas Diana Ross telah terjual sejak awal karirnya dengan "The Supremes" dan selama solo karirnya.

Diana Ross The True Diva..

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Puluhan PAUD Terima Block Grand

Dimuat Radar TUlungagung dot co id: Tuesday, 26 May 2009 09:35 TULUNGAGUNG - Upaya Di­nas Pendidikan (Dindik) Tu­lung­agung melobi pemerintah pu­sat terkait dana block grand PAUD membuahkan hasil. In­di­ka­si­nya, kemarin tim monitoring da­na block grand dari provinsi ke be­be­rapa lembaga PAUD yang ba­kal menerima dana tersebut. Tim yang terdiri dua pegawai da­ri Diknas Provinsi Jatim itu men­da­ta­ngi tiga lembaga PAUD di Tu­lungagung. Ketiga lembaga yang di­kun­jungi adalah Cardova, Jepun, Arum Dalu, Plandaan, dan Bin­tang Ananda, Botoran. “Adanya tim monitoring block grand ke PAUD Tulungagung ini me­ru­pa­kan sinyal positif akan cairnya da­na block grand,” ungkap Kasi PAUD Bidang PNFI Dindik Tu­lung­agung, Puji Hartatik saat di­te­mui kemarin. Sep­erti diberitakan, Dinas Pen­di­di­kan (Diknas) Tulungagung ti­dak ingin meningkatkan kua­li­tas pelajar dimulai pada tingkat SMP. Tapi, Diknas yang di­ke­pa­lai ­Winarto tersebut berupaya pe­ning­katan kualitas pelajar harus di­mu­lai ...

Membuat Radio Online (skema 1)

Tentunya dunia broadcast sudah tidak asing lagi di Indonesia, dan dengan tidak sampai hitungan 1 jam kita bisa memiliki sebuah stasiun radio online yang bisa digunakan untuk bisnis ataupun hanya sekedar ingin selalu bisa bersama dengan kerabat dan teman untuk mendengarkan lagu – lagu favorit, cd audio, seminar atau apapun yang ingin diperdengarkan pada khalayak di Indonesia. Bisa juga untuk broadcast media untuk lagu – lagu ciptaan sendiri dengan domain sendiri. Dengan instalasi dan konfigurasi Radio Online, kini lagu – lagu atau semua media audio dapat dengan mudah didengar oleh siapa saja. Jadi Radio Online itu adalah menyiarkan secara live lewat internet semua siaran analog dari studio radio. Aku mencoba latihan membuat radio online secara live, sebelum final proyek pembuatan radio online swasta di Balikpapan. Aku menerima proyek pembuatan radio online salah satu radio swasta di Balikpapan setelah survey ke studio mereka yang sudah memiliki perangkat radio untuk siaran langsung m...

Bryan Adams

Simple dan Sederhana Dengan perjalanan karirnya yang lebih dari 20 tahun di dunia musik, dan penjualan albumnya yang menjadi pesaing artis-artis besar lainnya, sikap dan kepribadian Brian Adams ternyata tetap tidak berubah, tetap simple sederhana. "Saya hanya seorang pemain bass di band ini," katanya dalam sebuah wawancara. Bryan adams adalah penyanyi yang dikenal dengan vokalnya yang berat, penampilannya yang sederhana dan live performence-nya yang memukau. Artis yang terlahir dengan nama Bryan Guy Adams di Kingston, Ontario, Kanada ini awalnya tidak begitu mengenal musik, lantaran orang tuanya yang bertugas sebagai diplomat sering berpindah-pindah tempat dari eropa hingga timur tengah. Adams yang lahir pada 5 November 1959 ini menghabiskan masa remajanya di kota Birre, Portugal, dan baru pada tahun 1973, keluarganya kembali ke Kanada dan tinggal di utara Vancouver. Kecintaanya akan musik berawal dari sebuah gitar yang baru ia miliki saat berusia 10 tahun. Sejak saat itu ia...