Langsung ke konten utama

Guns N' Roses

Bigest Hard Rock Band of The 90's
Hard Rock band asal Los Angeles, California, AS ini dibentuk pada bulan Maret 1985. Awalnya, band ini bernama Hollywood Rose, kemudian berubah nama menjadi Guns N' Roses yang diambil dari gabungan nama dua personel Hollywood Rose, Axl Rose dan Tracii Guns.

Pada awal karirnya, Gun's N' Roses sempat bongkar pasang personel. Guns N' Roses baru berhasil mendapatkan formasi solid pada tur pertama mereka bertajuk "Hell Tour", yaitu; Axl Rose (vokal), Izzy Stradlin (rhythm guitar), Duff McKagan (bass), Slash (guitar), dan Steven Adler (drum). Guns N' Roses kemudian mengikat kontrak dengan Geffen Records.
Setelah merilis EP (extendet Play) mereka bertajuk, Live ?!*@ Like a Suicide di tahun 1986, Guns N' Roses merilis album perdana "Appetite for Destruction" di tahun 1987. Album perdana ini langsung mendapat sambutan, selain menghasilkan no.1 hits single “Sweet Child O’ Mine”, Album ini juga membuahkan top ten hits yaitu “Welcome To The Jungle”, Paradise City, dan Night Train.

Sisi lain dari album ini adalah G & R mendapat gelar tak resmi sebagi band paling berbahaya lantaran prilaku personelnya yang mendapat sorotan negative dari media massa. Duff, Slash, Izzy dan Adler sering terlihat sedang "hight" baik di atas maupun diluar panggung konser. Prilaku ini pula yang menyebabkan banyak pihak menyebut Guns N' Roses sebagai band reinkarnasi The Rolling Stones.

Guns N' Roses merilis album kedua mereka "Lies" tahun 1988. "Lies" yang berisikan 4 lagu yang terdapat dalam EP (extendet Play), Live ?!*@ Like a Suicide tersebut menghasilkan hits ballads mereka “Patience” yang berhasil masuk posisi 4 Billboard Hot 100 serta "Move To The City” dan "One In The Million" yang mengundang kontroversi lantaran dalam syair lagu ini terdapat kata "niggers" dan "faggots". Akibat syair lagu ini pula, Axl Rose di tuding rasis dan homopobia.

Tahun 1990, Guns N' Roses kembali ke studio merekam album ketiga mereka yang fenomenal, “Use Your Illusion”. Dalam periode inilah, drummer Steven Aldler terpaksa di pecat lantaran kecanduan cocain dan heroin. Sebelumnya, saat tengah rekaman lagu “Civil War” , Steven Adler sempat merepotkan personel band yang lain lantaran tidak mampu bermain drum dengan baik karena terlalu "high".

Posisi Steven Adler kemudian di gantikan Matt Sorum, dan di periode ini pula, keyboardist Dizzy Reed resmi menjadi full time member dari band ini. Setelah memecat manager, Alan Niven, dan menggantikannya dengan Doug Goldstein di tahun 1991, Guns N’ Roses merilis dua album sekaligus; "Use Your Illusion I" dan "Use Your Illusion II" pada 17 September 1991. Kedua album ini sukses, "Use Your Illusion I" berhasil masuk peringkat 2 dan "Use Your Illusion II" menempati posisi no.1 album di AS. Dari dua album ini lahir hits single antara lain "November Rain", "Don't Cry", "Estranged", "You Could Be Mine,”, "Civil War" dan Yesterday.

Seiring dengan dirilisnya dua album ini, Guns N' Roses juga merilis beberapa video musik termasuk "the most requested video on MTV"; "November Rain". Sukses dua album ini dilanjutkan dengan jadwal tur yang padat selama 28 bulan.

Perpecahan mulai meruncing di tubuh Guns N' Roses usai dirilisnya album kelima "The Spaghetti Incident?" di tahun 1993. Album yang berisikan lagu-lagu cover version ini terbilang gagal. Meski demikian, dua single dari album ini “Ain’t It Fun” dan “Since I don’t Have You” cukup sukses.

Benih perpecahan makin mengkristal di antara personel Guns N' Roses, bankan mereka tidak dapat merampungkan lagu-lagu untuk album mereka berikutnya. Puncaknya, dua personel mereka Slash dan Duff McKagan memutuskan untuk hengkang. Axl Rose sendiri memilih memisahkan diri bandnya.

Meski didera kehancuran, Guns N' Roses bertekad untuk bertahan dengan hanya tertinggal Axl Roses sebagai satu-satunya personel asli band ini. Setelah sempat berganti-ganti personel, baru 5 tahun kemudian tepatnya di tahun 1999 Guns N’ Roses berhasil mengeluarkan lagu baru yaitu “Oh My God” yang juga menjadi soundtrack film “End Of The Day”.

“Oh My God” kemudian menjadi lagu pembuka album baru G & R “Chines Democracy” yang baru bisa dirilis 9 tahun kemudian tepatnya di tahun 2008 lalu. Album ini pun tidak bisa mengangkat kembali nama Guns N' Roses.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kool & The Gang

Band Yang Eksis di Banyak Genre Musik Band yang satu ini bermain di banyak jalur musik, Kool & the Gang dikenal sebagai band yang eksis di jalur musik jazz, R&B, soul, funk, dan disco. Kool & The Gang pada masa awalnya bermaterikan sembilan personel, namun sepanjang karir mereka terdapat tujuh personel inti yaitu; basis, Robert “Kool” Bell, drummer George Brown; trumpet Robert Mickens, Ronald Bell dan Dennis Thomas saxophone, gitaris, Claydes Charles Smith, serta keyborist, Rick Westfield. Kool & The Gang dibentuk oleh Robert Bell yang juga dikenal dengan julukan "Kool". Awalnya Robert bersama 4 teman SMA-nya membentuk instrumental band bernama Jazziacs ditahun 1964. Jazziacs kemudian berganti nama menjadi Kool & The Gang setelah mengikat kontrak dengan De-Lite Records ditahun 1969. Dibawah De Lite records ini Kool & The Gang merilis single perdana mereka “Kool & The Gang”, disusul album perdana ditahun 1970 dengan judul yang sama dan dilanjutkan ...

Fariz RM

Musisi Jenius Indonesia Penyanyi yang satu ini takterbantahkan lagi adalah legenda hidup musik Indonesia. Di era-nya, ia adalah idola kaum muda. Musisi jenius kelahiran Jakarta 5 Januari 1959 ini juga dikenal sebagai pemusik dengan trobosan-trobosan baru. Sebelum merilis album solonya, bersama grup band "Badai" ia telah mencetak hits dengan lagu "Badai Pasti Berlalu". Barulah ditahun 1979 ia merilis Album perdananya "Selangkah Keseberang". Dekade 80-an adalah era keemasan putra pasangan Rustam Munaf dan Ana Rijnenberg ini. Album keduanya "Sakura" yang dirilis tahun 1980 menggebrak dunia musik Indonesia. Setelah itu berturut turut album-albumnya mencetak hits antara lain; "Panggung Perak", "Diantara Kata", dan "Sandra Ameido". Penyanyi yang telah dikaruniai dua orang putri dan satu orang putra dari perkawinannya dengan Oneng Diana Riyadini ini juga suka berkolaborasi. Tercatat hingga kini ia telah merilis 19 album ko...

Guru Paud Tak Terima Insentif

Dari APBD 2009 Tulungagung Dimuat di Radar TUlungagung dot co id: Tuesday, 05 May 2009 10:52 TULUNGAGUNG - Tahun ini, para guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) kemungkinan be­sar tidak menerima insentif da­ri Pem­kab Tulungagung. Pa­sal­nya, di da­lam APBD 2009 Bu­pa­ti Heru Tjah­jono tidak meng­ang­garkan insentif. Hal itu ber­be­da dengan tahun se­be­lumnya. Ta­hun lalu, Bupati Heru Tjah­jo­no meng­ang­gar­kan sebesar Rp 18 ribu per guru un­tuk 360 guru PAUD. “Tidak ta­hu alasan me­nga­pa Pemkab Tu­lung­agung ta­hun ini tidak mem­be­ri­kan in­sen­tif kepada guru PAUD, padahal me­reka sangat mem­butuhkan itu,” ungkap Ha­ri­yan­to staf ahli bi­dang PAUD Dik­nas Tu­lung­agung. Dengan tidak mendapatkan in­sen­tif dari Pemkab Tulungagung, ma­ka tahun ini mereka hanya men­dapatkan insentif dari APBN. Tapi itu pun jumlah tidak 360 guru, melainkan hanya 220 gu­ru yang berhak mendapat in­sen­tif tersebut. Menurut Hariyanto, seharusnya Pem­kab Tulungagung tetap mem­be­rikan insentif terseb...