Langsung ke konten utama

Bread

Pengusung Sofl Rock
Bread merupakan salah band yang populer di akhir tahun 60–an dan awal 70-an. Band asal Los Angeles California ini dianggap sebagai band yang mempopulerkan aliran soft rock. Bread bermaterikan David Gates, Jimmy Griffin, Robb Royer, Mike Botts and Larry Knechtel.

Bread di bentuk tahun 1968 oleh tiga personel awal band ini yaitu, Gates, Griffin, dan Royer. Setelah mengikat kontrak dengan Elektra Records, tahun 1969 Bread merilis single perdana “Dismal Day” yang ternyata gagal total, begitu pula dengan album perdana mereka “Bread” di rilis setahun kemudian yang hanya mencapai posisi 127 di Billboard 200.

Bread baru medapat sorotan setelah album kedua mereka “On the Waters" di rilis tahun 1970, album ini sukses mencapai posisi 12 di Billboard 200. “On the Waters: juga membuahkan satu no.1 hits single di Billboard Hot 100 “Make It With You”. Singel ini juga tercatat sebagai satu-satunya No.1 Hits Bread. Singel lainnya yang juga hits dari album kedua ini yaitu “"It Don't Matter to Me" yang berhasil masuk top ten.
Sukses terus berlanjut, di tengah tur album kedua mereka tahun 1971, Bread mulai mengerjakan album ke tiga, “Manna”. Album yang behasil masuk posisi 21 ini menghasilkan hits yang hingga kini masih sering diputar di radio – radio, “If”.

Setelah album ke 3 ini basis Rob Royer keluar, namun ia tetap menulis lagu untuk Bread, posisinya di gantikan Larry Knechtel. Tahun 1972 Bread merilis album yang tercatat sebagai album tersukses mereka, “Baby I'm-a Want You”. Album ini berhasil mencapai posisi 3 Billboard 200. Judul album yang juga menjadi judul single pertama dari album ini juga sukses mencapai posisi 3 di Billboard Hot 100. Selain itu juga terdapat hits lainnya “"Everything I Own" dan "Diary" yang masuk top 20

Album ke enam Bread “Guitar Man” juga sukses mencapai posisi 11. Album ini cukup produktif dengan menghasilkan tiga top 15 hits, antara lain; "The Guitar Man", "Sweet Surrender", dan "Aubrey". "Guitar Man" dan "Sweet Surrender" juga menjadi no.1 di Billboard's adult contemporary chart. Dengan demikian di kategori ini tercatat 4 lagu Bread berhasil menjadi No.1. Selain dua lagu diatas dua lagu lainnya yaitu; “If”, dan "Baby I'm-a Want You".

Dibalik kesuksesan Bread, perpecahan mulai menerpa band ini. Ketengangan antara Gates dan Griffin makin memuncak. Penyebabnya, ke sebelas single Bread yang masuk chart antara tahun 1970 sampai tahun 1973 semuanya di tulis dan di nyanyikan Gates. Padahal Griffin menginginkan ia juga menyanyikan sebagian dari lagu-lagu itu. Namun dibalik perpecahan ini Bread meluncurkan album grathes mereka yang sukses menjadi runner up album di Billboard 200//

Puncak perpecahan terjadi di tahun 1974, saat itu keteganan makin memuncak dan bahkan ada ketidakpuasan akan lagu-lagu untuk album ke enam mereka. Akhirnya Bread memutuskan untuk vakum. Gates dan Griffin pun masing-masing memilih bersolo karir.

Tahun 1976 para personel Bread kembali bergabung, ini pun bukan atas keinginan personel Bread tapi, keinginan label mereka Electra Record untuk membuat Bread berikutnya. Hasilnya, tahun 1976 Bread merilis album “Lost Without Your Love”. Singel dengan judul yang sama berhasil masuk top 10. Singel lainnya dari album ini yang juga sukses yaitu “Hooked On You” .

Album ini juga menandari akhir perjalanan Bread ditahun 70-an tepatnya di tahun 1977. Mereka baru bisa berkumpul lagi ditahun 1994 dalam rangka reuni band ini. Tahun 2005, Griffin dan Boots meninggal dunia akibat penyakit kangker. Bread sediri resmi masuk Vocal Group Hall of Fame di tahun 2006.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kool & The Gang

Band Yang Eksis di Banyak Genre Musik Band yang satu ini bermain di banyak jalur musik, Kool & the Gang dikenal sebagai band yang eksis di jalur musik jazz, R&B, soul, funk, dan disco. Kool & The Gang pada masa awalnya bermaterikan sembilan personel, namun sepanjang karir mereka terdapat tujuh personel inti yaitu; basis, Robert “Kool” Bell, drummer George Brown; trumpet Robert Mickens, Ronald Bell dan Dennis Thomas saxophone, gitaris, Claydes Charles Smith, serta keyborist, Rick Westfield. Kool & The Gang dibentuk oleh Robert Bell yang juga dikenal dengan julukan "Kool". Awalnya Robert bersama 4 teman SMA-nya membentuk instrumental band bernama Jazziacs ditahun 1964. Jazziacs kemudian berganti nama menjadi Kool & The Gang setelah mengikat kontrak dengan De-Lite Records ditahun 1969. Dibawah De Lite records ini Kool & The Gang merilis single perdana mereka “Kool & The Gang”, disusul album perdana ditahun 1970 dengan judul yang sama dan dilanjutkan ...

Fariz RM

Musisi Jenius Indonesia Penyanyi yang satu ini takterbantahkan lagi adalah legenda hidup musik Indonesia. Di era-nya, ia adalah idola kaum muda. Musisi jenius kelahiran Jakarta 5 Januari 1959 ini juga dikenal sebagai pemusik dengan trobosan-trobosan baru. Sebelum merilis album solonya, bersama grup band "Badai" ia telah mencetak hits dengan lagu "Badai Pasti Berlalu". Barulah ditahun 1979 ia merilis Album perdananya "Selangkah Keseberang". Dekade 80-an adalah era keemasan putra pasangan Rustam Munaf dan Ana Rijnenberg ini. Album keduanya "Sakura" yang dirilis tahun 1980 menggebrak dunia musik Indonesia. Setelah itu berturut turut album-albumnya mencetak hits antara lain; "Panggung Perak", "Diantara Kata", dan "Sandra Ameido". Penyanyi yang telah dikaruniai dua orang putri dan satu orang putra dari perkawinannya dengan Oneng Diana Riyadini ini juga suka berkolaborasi. Tercatat hingga kini ia telah merilis 19 album ko...

Guru Paud Tak Terima Insentif

Dari APBD 2009 Tulungagung Dimuat di Radar TUlungagung dot co id: Tuesday, 05 May 2009 10:52 TULUNGAGUNG - Tahun ini, para guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) kemungkinan be­sar tidak menerima insentif da­ri Pem­kab Tulungagung. Pa­sal­nya, di da­lam APBD 2009 Bu­pa­ti Heru Tjah­jono tidak meng­ang­garkan insentif. Hal itu ber­be­da dengan tahun se­be­lumnya. Ta­hun lalu, Bupati Heru Tjah­jo­no meng­ang­gar­kan sebesar Rp 18 ribu per guru un­tuk 360 guru PAUD. “Tidak ta­hu alasan me­nga­pa Pemkab Tu­lung­agung ta­hun ini tidak mem­be­ri­kan in­sen­tif kepada guru PAUD, padahal me­reka sangat mem­butuhkan itu,” ungkap Ha­ri­yan­to staf ahli bi­dang PAUD Dik­nas Tu­lung­agung. Dengan tidak mendapatkan in­sen­tif dari Pemkab Tulungagung, ma­ka tahun ini mereka hanya men­dapatkan insentif dari APBN. Tapi itu pun jumlah tidak 360 guru, melainkan hanya 220 gu­ru yang berhak mendapat in­sen­tif tersebut. Menurut Hariyanto, seharusnya Pem­kab Tulungagung tetap mem­be­rikan insentif terseb...