Langsung ke konten utama

Queen

Rock Band Fenomenal

Rock band asal Inggris ini dibentuk tahun 1970 oleh Freddie Mercury, Brian May, John Deacon and Roger Taylor. Adalah sang vokalis, Farrokh Bulsara, alias Freddie Mercury yang mengusulkan nama rock band yang fenomenal ini menjadi Queen.

Setahun setelah terbentuk, Queen di kontrak Elektra Records merilis album perdana mereka “Queen” di tahun 1973. Album ini hanya menghasilkan minor hits “Keep Your Self Alive”. Sukses baru mereka raih setelah album kedua mereka “Queen II” dirilis tahun yang sama. Album ini membuahkan hits klasik mereka al; "Seven Seas of Rhye".

Tahun 1974 Queen merilis single “Killer Queen” yang berhasil mencapai posisi 2 tangga lagu Inggris. Lagu yang juga terdapat dalam album “Sheer Heart Attack” ini menjadi single pertama Queen yang sukses di Amerika Serikat. Setelah tur yang sukses di AS, Tahun 1975, Queen merilis album fenomenal mereka “A Night at the Opera”.

Album yang menampilkan berbagai aliran musik dan berexperimen dengan stereo sound ini menghasilkan hits al; "You're My Best Friend", "Love of My Life", "Bohemian Rhapsody" dan "God Save the Queen". Tahun berikutnya Queen merilis album no.1 album, “A Day at the Races” yang melahirkan hits "Somebody to Love", "Good Old-Fashioned Lover Boy", dan "Tie Your Mother Down".

Queen memang band fenomenal.. tahun berikutnya mereka merilis album “News of the World” yang melahirkan hits "We Will Rock You" and "We Are the Champions". Dua lagu yang berhasil mencapai posisi 4 tangga lagu AS ini kini menjadi lagu thema di ajang olahraga. Tahun 1978, Queen merilis album “Jazz“ yang sukses melahirkan hits seperti ; “Fat Bottomed Girls", "Jealousy" dan "Bicycle Race".

Well lite audience… Queen menyapa awal tahun 80 an dengan merilis single "Crazy Little Thing Called Love" and "Another One Bites the Dust". Dua single yang juga terdapat dalam album “The Game” yang dirilis ditahun 1980 ini meraih posisi No.1 di AS. Tahun 1981 Queen berkolaborasi dengan David Bowie merilis single “Under Presure” yang menjadi no.1 di tangga lagu Inggris. Sukses ini di susul dengan dirilisnya album "Hot Space" di tahun 1987.

Tahun 1984 Queen merilis album “The Works” yang menghasilkan hits al; "Radio Ga Ga", "It's a Hard Life" dan "I Want to Break Free”. Setelah tampil di Konser Live Aid, Queen merilis single “One Vision” dilanjutkan dengan dirilisnya album “A Kind Of Magic” di tahun 1986 yang sukses dengan hits al; "A Kind of Magic", "Friends Will Be Friends",dan "Who Wants to Live Forever".

Dua tahun kemudian Queen merilis “The Miracle di thaun 1989 yang sukses dengan hits "I Want It All", dan "Breakthru". Tahun 1988 publik mulai mengetahui jika Fredy Mercury sakit keras lantaran AIDS, meski demikian Queen tetap membuat album "The Miracle" dan "Innuendo" yang direkam tahun 1990 namun baru dirilis tahun 1991 lantaran kesehatan Freddy yang memburuk.

Di tahun yang sama tepatnya, 23 November 1991 Freddy Mercury secara terbuka menyatakan dirinya menderita AIDS. Kurangg dari 12 jam setelah statement itu dirilis, Freddy Mercury meninggal dunia. Meski ditinggal sang vokalis, Queen tetap berjalan dengan merilis album "Made in Heaven", yang diambil dari sesi rekaman terakhir Freddy Mercury.
Sepeninggalan Freddy Mercury dan pensiunnya Basis John Decon, dua personel Queen, Brian May dan Roger Taylor tetap eksis mewakili nama besar band ini.




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kool & The Gang

Band Yang Eksis di Banyak Genre Musik Band yang satu ini bermain di banyak jalur musik, Kool & the Gang dikenal sebagai band yang eksis di jalur musik jazz, R&B, soul, funk, dan disco. Kool & The Gang pada masa awalnya bermaterikan sembilan personel, namun sepanjang karir mereka terdapat tujuh personel inti yaitu; basis, Robert “Kool” Bell, drummer George Brown; trumpet Robert Mickens, Ronald Bell dan Dennis Thomas saxophone, gitaris, Claydes Charles Smith, serta keyborist, Rick Westfield. Kool & The Gang dibentuk oleh Robert Bell yang juga dikenal dengan julukan "Kool". Awalnya Robert bersama 4 teman SMA-nya membentuk instrumental band bernama Jazziacs ditahun 1964. Jazziacs kemudian berganti nama menjadi Kool & The Gang setelah mengikat kontrak dengan De-Lite Records ditahun 1969. Dibawah De Lite records ini Kool & The Gang merilis single perdana mereka “Kool & The Gang”, disusul album perdana ditahun 1970 dengan judul yang sama dan dilanjutkan ...

Dione Warwick

Artis Aktivis Dunia Arits kelahiran East Orange,New Jersey, 12 December 1941 ini bukan begitu saja meraih kesuksesannya di dunia tarik suara. Karir menyanyi Dione Warwick dimulai dari lagu-lagu Gospel, ini lantaran ayahnya Mancel Warwick yang bekerja sebagai promotor lagu-lagu gospel di Chess Record. Dione Warwick mulai dikenal publik AS sejak grup The Gospelaires yang ia bentuk bersama Myrna Utley, Carol Slade, dan Delia (Dee Dee) Warwick memenangkan kontes amatir di Apolo Theater tahun 1958. Setelah suara emasnya menarik perhatian komposer Burt Bacharach tahun 1962, Dione Warwick mengikat kontrak dengan Scepter Records. Disinilah ia mulai dikenal sebagai penyanyi yang menyanyikan lagu-lagu hits dari duo komposer dan penulis lagu Burt Bacharach dan Hal David. Tahun 1962 Dione merilis singgelnya Don't Make Me Over dengan debut albumnya di tahun 1963 bertajuk Presenting Dionne Warwick, namun baru pada album keduanya "Anyone Who Had a Heart" Dione mencetak Hits pertamanya....

Puluhan PAUD Terima Block Grand

Dimuat Radar TUlungagung dot co id: Tuesday, 26 May 2009 09:35 TULUNGAGUNG - Upaya Di­nas Pendidikan (Dindik) Tu­lung­agung melobi pemerintah pu­sat terkait dana block grand PAUD membuahkan hasil. In­di­ka­si­nya, kemarin tim monitoring da­na block grand dari provinsi ke be­be­rapa lembaga PAUD yang ba­kal menerima dana tersebut. Tim yang terdiri dua pegawai da­ri Diknas Provinsi Jatim itu men­da­ta­ngi tiga lembaga PAUD di Tu­lungagung. Ketiga lembaga yang di­kun­jungi adalah Cardova, Jepun, Arum Dalu, Plandaan, dan Bin­tang Ananda, Botoran. “Adanya tim monitoring block grand ke PAUD Tulungagung ini me­ru­pa­kan sinyal positif akan cairnya da­na block grand,” ungkap Kasi PAUD Bidang PNFI Dindik Tu­lung­agung, Puji Hartatik saat di­te­mui kemarin. Sep­erti diberitakan, Dinas Pen­di­di­kan (Diknas) Tulungagung ti­dak ingin meningkatkan kua­li­tas pelajar dimulai pada tingkat SMP. Tapi, Diknas yang di­ke­pa­lai ­Winarto tersebut berupaya pe­ning­katan kualitas pelajar harus di­mu­lai ...