Langsung ke konten utama

WET WET WET

Berangkat Dari Band Sekolah
Wet Wet Wet merupakan band asal Scotlandia yang populer ditahun 90-an. Wet Wet Wet dibentuk tahun 1982 oleh empat remaja yang satu sekolah di Clydebank High School, Scotlandia.
Band bermeterikan Marti Pellow, Tommy Cunningham, Graeme Clark dan Neil Mitchell ini awalnya bernama Vortex Motion. Nama Wet Wet Wet yang di ilhami lagu Scrittti Politi, "Gettin, Havin' and Holdin'" baru resmi mereka sandang tahun 1983.

Dua tahun kemudian Wet Wet Wet berhasil mengikat kontrak dengan PolyGram Records, hanya saja baru dua tahun kemudian mereka meraih sukses lewat debut single mereka "Wishing I Was Lucky", yang dirilis tahun 1987. Singel ini berhasil mencapai posisi 6 di tangga lagu Inggris. Album perdana mereka, “Popped In Souled Out” yang dirilis di tahun yang sama juga sukses melahirkan tiga hits single lainnya "Sweet Little Mystery", "Temptation", dan "Angel Eyes".

Di tahun 1988 Wet Wet Wet merilis album kedua “The Memphis Sessions” yang berhasil mencapai posisi tiga di chart UK, di tahun yang sama Wet Wet Wet berhasil mencetak no.1 hits single pertamanya lewat lagu cover version The Beatles “"With a Little Help from My Friends".

Tahun berikutnya, Wet Wet Wet merilis album ketiga “Holding Back The River” yang membuahkan hits single "Sweet Surrender". Memasuki tahun 90-an Wet Wet Wet merilis album keempat mereka "High on the Happy Side" yang membuahkan no.1 hits single kedua mereka "Goodnight Girl".

Setelah merilis album ke lima “Cloak & Dagger” di tahun 1992 yang tidak begitu sukses, Wet Wet Wet kembali mencetak no.1 hits di tahun 1994 lewat cover verson lagu milik The Troggs "Love Is All Around". Singel yang juga terdapat dalam album keenam mereka “Picture This” ini merupakan single tersukses Wet Wet Wet secara internasional. Di Inggris sendiri single ini berhasil bertahan lima belas minggu di posisi no1. Album “Picture This” juga menghasilkan hits “Julia Say”, “Don’t Want To Forgive Me Now”.

Tahun 1997, Wet Wet Wet merilis album ke 7 mereka “10”. Album yang menandai satu dekade karir musik Wet Wet Wet ini berhasil mencetak tiga hits single “"If I Never See You Again", "Strange" and "Yesterday, Maybe I'm in Love".

Seusai tour album 10, Wet Wet Wet mengalami perpecahan. Puncaknya drummer Tommy Cunningham memilih hengkang. Selain itu, vocalis Marty Pellow terpaksa keluar lantaran kecanduan heroin. Tahun 2004, ke empat pesonel Wet Wet Wet berusaha kembali bergabung, hasilnya mereka merilis single "All I Want" di tahun 2004.

Setelah selama 10 tahun vakum, Wet Wet Wet berhasil merilis album ke 8 mereka “Timeless’ tahun 2007 lalu. Album ini membuahkan top 10 hits di tangga lagu Inggris “Weightless” sekaligus menandai comeback mereka hingga saat ini.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kool & The Gang

Band Yang Eksis di Banyak Genre Musik Band yang satu ini bermain di banyak jalur musik, Kool & the Gang dikenal sebagai band yang eksis di jalur musik jazz, R&B, soul, funk, dan disco. Kool & The Gang pada masa awalnya bermaterikan sembilan personel, namun sepanjang karir mereka terdapat tujuh personel inti yaitu; basis, Robert “Kool” Bell, drummer George Brown; trumpet Robert Mickens, Ronald Bell dan Dennis Thomas saxophone, gitaris, Claydes Charles Smith, serta keyborist, Rick Westfield. Kool & The Gang dibentuk oleh Robert Bell yang juga dikenal dengan julukan "Kool". Awalnya Robert bersama 4 teman SMA-nya membentuk instrumental band bernama Jazziacs ditahun 1964. Jazziacs kemudian berganti nama menjadi Kool & The Gang setelah mengikat kontrak dengan De-Lite Records ditahun 1969. Dibawah De Lite records ini Kool & The Gang merilis single perdana mereka “Kool & The Gang”, disusul album perdana ditahun 1970 dengan judul yang sama dan dilanjutkan ...

Puluhan PAUD Terima Block Grand

Dimuat Radar TUlungagung dot co id: Tuesday, 26 May 2009 09:35 TULUNGAGUNG - Upaya Di­nas Pendidikan (Dindik) Tu­lung­agung melobi pemerintah pu­sat terkait dana block grand PAUD membuahkan hasil. In­di­ka­si­nya, kemarin tim monitoring da­na block grand dari provinsi ke be­be­rapa lembaga PAUD yang ba­kal menerima dana tersebut. Tim yang terdiri dua pegawai da­ri Diknas Provinsi Jatim itu men­da­ta­ngi tiga lembaga PAUD di Tu­lungagung. Ketiga lembaga yang di­kun­jungi adalah Cardova, Jepun, Arum Dalu, Plandaan, dan Bin­tang Ananda, Botoran. “Adanya tim monitoring block grand ke PAUD Tulungagung ini me­ru­pa­kan sinyal positif akan cairnya da­na block grand,” ungkap Kasi PAUD Bidang PNFI Dindik Tu­lung­agung, Puji Hartatik saat di­te­mui kemarin. Sep­erti diberitakan, Dinas Pen­di­di­kan (Diknas) Tulungagung ti­dak ingin meningkatkan kua­li­tas pelajar dimulai pada tingkat SMP. Tapi, Diknas yang di­ke­pa­lai ­Winarto tersebut berupaya pe­ning­katan kualitas pelajar harus di­mu­lai ...

Bryan Adams

Simple dan Sederhana Dengan perjalanan karirnya yang lebih dari 20 tahun di dunia musik, dan penjualan albumnya yang menjadi pesaing artis-artis besar lainnya, sikap dan kepribadian Brian Adams ternyata tetap tidak berubah, tetap simple sederhana. "Saya hanya seorang pemain bass di band ini," katanya dalam sebuah wawancara. Bryan adams adalah penyanyi yang dikenal dengan vokalnya yang berat, penampilannya yang sederhana dan live performence-nya yang memukau. Artis yang terlahir dengan nama Bryan Guy Adams di Kingston, Ontario, Kanada ini awalnya tidak begitu mengenal musik, lantaran orang tuanya yang bertugas sebagai diplomat sering berpindah-pindah tempat dari eropa hingga timur tengah. Adams yang lahir pada 5 November 1959 ini menghabiskan masa remajanya di kota Birre, Portugal, dan baru pada tahun 1973, keluarganya kembali ke Kanada dan tinggal di utara Vancouver. Kecintaanya akan musik berawal dari sebuah gitar yang baru ia miliki saat berusia 10 tahun. Sejak saat itu ia...